Inti galaxy aktif



Sebuah galaksi dengan inti galaksi aktif.
Inti galaksi aktif (bahasa Inggrisactive galactic nucleus) adalah bagian yang kompak di pusat galaksi. Bagian tengah ini memiliki luminositas yang lebih tinggi dari biasanya pada sebagian (atau kemungkinan semua) spektrum elektromagnetik, dengan ciri-ciri yang menunjukkan bahwa luminositas yang berlebih ini tidak dihasilkan oleh bintang-bintang. Emisi non-bintang yang berlebih ini telah diamati dalam bentuk gelombang radio, gelombang mikroinframerah, optik, ultraviolet, sinar-X dan sinar gamma. Galaksi yang memiliki inti semacam ini disebut "galaksi aktif". Radiasi yang dihasilkan oleh inti galaksi aktif diduga disebabkan oleh akresi materi yang dipicu oleh lubang hitam supermasif di tengah galaksi.
Inti galaksi aktif adalah sumber radiasi elektromagnetik yang paling terang dan berkesinambungan di alam semesta, sehingga telah digunakan untuk menemukan objek-objek yang sangat jauh. Karakteristik inti galaksi aktif yang telah diamati bergantung pada beberapa faktor, seperti massa lubang hitam utama, laju akresi gas di lubang hitam, orientasi piringan akresi, kadar pengaburan inti galaksi oleh debu, dan keberadaan atau ketiadaan semburan. Sejumlah anak kelompok inti galaksi aktif telah ditetapkan berdasarkan ciri-ciri yang dapat diamati; inti galaksi aktif yang paling kuat telah diklasifikasikan sebagai kuasar.

Artikel ini menggunakan bahan dari artikel Wikipedia Inti galaksi aktif, yang dilepaskan di bawah Creative Commons Attribution-Share-Alike License 3.0.
#wahyutrisnoaji
Mksh udah kunjungi blogku

Komentar

Postingan Populer

Citra Sirius A dan Sirius B yang diambil dari Hubble Space Telescope. Sirius B, yang merupakan katai putih, dapat dilihat sebagai titik redup di sebelah kiri bawah Sirius A yang lebih terang. Katai putih, juga disebut katai degenerasi, adalah bintang kecil yang sudah tidak lagi bersinar. Katai putih adalah tahap evolusi terakhir bintang bermassa kecil dan menengah (sekitar 0,07 M☉ sampai 10 M☉ ; M☉ = Massa matahari). Katai putih sangat padat dimana massanya sama dengan matahari tetapi volumenya hanya sebesar bumi, katai putih terdiri dari materi terdegenerasi. Katai putih tidak lagi memiliki bahan bakar berupa hidrogen untuk melakukan fusi, bintang melakukan fusi dan menghasilkan energi serta tekanan yang menuju keluar inti, hal ini diseimbangkan oleh energi gravitasi yang menuju kedalam, akan tetapi katai putih tidak lagi melakukan fusi sehingga semua materinya tertarik menuju inti sehingga katai putih menjadi sangat padat. Hal yang sama juga dialami bintang bermassa besar tapi gaya gravitasinya jauh lebih kuat sehingga tarikan ke inti menjadi lebih dahsyat dan akhirnya meledak membentuk lubang hitam atau bintang neutron. Katai putih tidak mempunyai sumber energi sehingga lama kelamaan katai putih akan mendingin sampai tidak memiliki cahaya lagi untuk dipancarkan tetapi itu sangat lama karena katai putih berumur sampai 10 milyar lebih lam dari alam semesta ini , katai putih berubah menjadi katai hitam. Waktu yang diperlukan untuk menjadi katai hitam diperkirakan lebih lama dari usia alam semesta saat ini (13,8 milyar tahun), karena itulah ilmuwan percaya belum ada katai hitam yang tercipta. Ketidakbiasaan katai putih pertama kali dikenali pada tahun 1910 oleh Henry Norris Russell, Edward Charles Pickering dan Williamina Fleming; nama katai putih pertama kali digunakan oleh Willem Luyten tahun 1922. Katai putih terdekat bumi adalah Sirius B yang mengiringi bintang Sirius A yang merupakan bintang tercerah di langit malam. Lihat pula Batas Chandrasekhar Artikel ini menggunakan bahan dari artikel Wikipedia Katai putih, yang dilepaskan di bawah Creative Commons Attribution-Share-Alike License 3.0.